Kementerian Sosial (Kemensos) tetap menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sepanjang 2026.
Setelah penyaluran tahap 3 untuk periode Juli, Agustus, dan September, bantuan berikutnya masuk ke tahap 4 yang mencakup Oktober, November, dan Desember 2026.
Pemerintah sampai saat ini belum menetapkan satu tanggal pencairan yang berlaku serentak untuk seluruh wilayah Indonesia.
Karena itu, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat memeriksa perkembangan bantuan melalui kanal resmi Kemensos.
Informasi penerima yang tersedia pada layanan Cek Bansos Kemensos mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Cara Cek Bansos PKH Dan BPNT Tahap 4 2026
Berikut ini ada dua cara pengecekan bansos PKH Dan BPNT oktober 2026, yaitu melalui website resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Melalui Website
KPM dapat mengecek status bantuan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan HP. Data utama yang diperlukan adalah NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP serta kode huruf yang tersedia pada halaman pengecekan.
Tahapan pengecekannya sebagai berikut:
- Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos melalui browser di HP.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tercantum pada KTP.
- Ketik kode huruf yang ditampilkan sistem.
- Gunakan opsi penyegaran apabila kode yang muncul kurang jelas.
- Tekan tombol Cari Data.
- Tunggu hingga sistem selesai melakukan pencarian.
- Periksa hasil yang menampilkan informasi bantuan dan status penerima.
Informasi yang muncul pada hasil pencarian dapat digunakan untuk melihat status bantuan yang tercatat dalam sistem.
Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Di Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan PKH dan BPNT melalui aplikasi Cek Bansos menggunakan HP.
Cara ini memungkinkan pengguna melihat informasi bantuan yang tercatat tanpa perlu membuka situs melalui browser.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Cek Bansos di HP.
- Masuk ke menu Cek Bansos.
- Ketik NIK sesuai yang tercantum pada KTP.
- Pilih tombol Cari Data.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Hasil pengecekan dapat memuat informasi mengenai status penerima serta jenis bantuan sosial yang tercatat pada sistem.
Besaran PKH Tahap 4 Tahun 2026
Nominal PKH tidak sama untuk seluruh KPM karena jumlahnya mengikuti komponen penerima yang tercatat dalam keluarga. Untuk satu tahap penyaluran, besaran berdasarkan komponennya adalah:
- Ibu hamil/nifas mendapatkan Rp750.000.
- Anak usia 0-6 tahun mendapatkan Rp750.000.
- Siswa SD/sederajat mendapatkan Rp225.000.
- Siswa SMP/sederajat mendapatkan Rp375.000.
- Siswa SMA/sederajat mendapatkan Rp500.000.
- Penyandang disabilitas berat mendapatkan Rp600.000.
- Lansia berusia 60 tahun ke atas mendapatkan Rp600.000.
- Korban pelanggaran HAM berat mendapatkan Rp2.700.000.
Jumlah yang diterima setiap keluarga dapat berbeda karena bergantung pada komponen yang tercatat serta ketentuan penyaluran yang berlaku.
Besaran BPNT Tahap 4 Tahun 2026
BPNT atau Program Sembako menggunakan skema bantuan yang berbeda dari PKH. Besaran bantuan tidak dihitung berdasarkan komponen anggota keluarga.
Setiap KPM memperoleh bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Apabila alokasi tiga bulan disalurkan sekaligus, penerima akan memperoleh total Rp600.000 untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026.
Waktu masuknya bantuan maupun mekanisme penyaluran tidak selalu sama di setiap wilayah. Perbedaannya dapat dipengaruhi oleh wilayah penerima serta pihak yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan.
Pentingnya Cek Bansos Tahap 4 Secara Rutin
KPM dapat melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal resmi Kemensos untuk mengetahui perkembangan PKH maupun BPNT tahap 4.
Pengecekan menjadi penting karena pemerintah belum menetapkan satu tanggal pencairan yang berlaku serentak di seluruh Indonesia.
Selain melihat apakah bantuan tercatat, KPM juga perlu memperhatikan status yang ditampilkan dalam sistem. Perubahan data DTSEN dapat memengaruhi status penerima setelah proses pemutakhiran dilakukan.

