Masyarakat dapat mengetahui posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan menggunakan NIK yang tercantum pada KTP.
Informasi tersebut bisa diperiksa secara online melalui perangkat yang terhubung ke internet, termasuk HP, laptop, maupun komputer.
Hasil pengecekan dapat memberikan gambaran mengenai posisi sosial ekonomi keluarga berdasarkan data yang tercatat dalam sistem pemerintah.
Jika tersedia, pencarian juga dapat memperlihatkan informasi mengenai status kepesertaan bantuan sosial (bansos).
Desil menjadi salah satu acuan dalam penentuan sasaran sejumlah program perlindungan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako, dan berbagai program bantuan lainnya.
Apa Itu Desil dalam DTSEN?
Desil DTSEN merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi kesejahteraan sosial dan ekonomi secara relatif terhadap keluarga lain yang tercatat dalam basis data nasional.
DTSEN membagi keluarga ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Angka yang semakin kecil menunjukkan posisi kesejahteraan relatif yang semakin rendah. Sebaliknya, desil dengan angka lebih besar menunjukkan posisi kesejahteraan yang relatif lebih tinggi.
Penentuan kelompok tersebut melihat sejumlah kondisi keluarga. Beberapa indikator yang diperhitungkan antara lain:
- Pendapatan dan pengeluaran keluarga.
- Kondisi tempat tinggal.
- Penggunaan atau daya listrik.
- Kepemilikan aset.
- Tingkat pendidikan anggota keluarga.
- Jenis pekerjaan.
- Kondisi sanitasi dan akses air bersih.
- Akses terhadap fasilitas kesehatan.
- Jumlah anggota keluarga.
- Keberadaan anggota keluarga yang termasuk kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.
Karena itu, angka desil bukan merupakan jumlah penghasilan yang diterima keluarga setiap bulan. Desil menunjukkan posisi kesejahteraan keluarga secara relatif dibandingkan kelompok keluarga lainnya dalam data DTSEN.
Cara Cek Desil DTSEN 2026 Dari Website Cek Bansos
Pemeriksaan desil dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Sebelum memulai pencarian, masyarakat perlu menyiapkan NIK 16 digit yang sesuai dengan data pada KTP.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Akses situs Cek Bansos
Buka browser melalui HP, lalu kunjungi laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. - Masukkan NIK KTP
Isi kolom yang tersedia menggunakan NIK sebanyak 16 digit. Pastikan seluruh angka sudah sesuai dengan nomor pada KTP. - Isi kode CAPTCHA
Masukkan kode CAPTCHA atau kode verifikasi yang muncul di halaman. Jika kode kurang jelas, pengguna dapat memuat ulang CAPTCHA untuk mendapatkan kode baru. - Pilih Cari Data
Setelah NIK dan CAPTCHA terisi, tekan tombol Cari Data. Sistem akan memproses data berdasarkan informasi yang dimasukkan. - Lihat informasi yang tersedia
Jika data ditemukan, halaman hasil pencarian dapat menampilkan informasi sosial ekonomi keluarga, posisi desil, serta status atau jenis bantuan sosial yang tercatat dalam sistem.
Posisi desil perlu dipahami secara terpisah dari status penerima bansos. Seseorang yang berada dalam desil tertentu tidak otomatis menerima seluruh program bantuan sosial karena setiap program memiliki kriteria penerima masing-masing.
Cara Cek Desil DTSEN lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain menggunakan website, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos yang tersedia untuk perangkat seluler.
Langkah pemeriksaannya yaitu:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi setelah proses pemasangan selesai.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK sesuai data pada KTP.
- Tekan Cari Data.
- Tunggu sampai proses pencarian selesai.
- Periksa informasi sosial ekonomi dan bantuan yang muncul apabila data tersedia.
Jika ditemukan data yang sudah tidak sesuai dengan kondisi keluarga, pengguna dapat memanfaatkan fitur pembaruan atau usulan yang tersedia di dalam aplikasi.
Arti Desil 1 sampai 5 dalam DTSEN
DTSEN mengelompokkan keluarga ke dalam 10 bagian berdasarkan posisi kesejahteraan sosial ekonomi. Desil 1 sampai 5 mencakup kelompok yang berada dari posisi kesejahteraan relatif paling rendah hingga menengah bawah.
Gambaran kelompok tersebut adalah sebagai berikut:
- Desil 1: kelompok dengan posisi kesejahteraan relatif paling rendah dan mencakup 10 persen terbawah.
- Desil 2: kelompok dengan tingkat kesejahteraan yang secara relatif masih rendah.
- Desil 3: posisinya berada di atas desil 1 dan 2, tetapi masih termasuk kelompok yang mempunyai kerentanan ekonomi.
- Desil 4: memiliki posisi kesejahteraan relatif lebih tinggi dibandingkan desil 1, 2, dan 3.
- Desil 5: termasuk kelompok menengah bawah dalam pemeringkatan kesejahteraan DTSEN.
Desil 1 sampai 4 dapat menjadi salah satu kelompok sasaran dalam berbagai program perlindungan sosial. Data tersebut antara lain dapat digunakan sebagai salah satu acuan untuk PKH, Program Sembako atau BPNT, serta bantuan sosial lainnya.
Arti Desil 6 sampai 10
Desil 6 hingga desil 10 menunjukkan kelompok keluarga dengan posisi kesejahteraan yang secara relatif lebih tinggi dibandingkan kelompok desil sebelumnya.
Dalam pengelompokan DTSEN, desil 10 berada pada posisi kesejahteraan relatif paling tinggi. Sementara itu, desil 6 sampai 9 mencakup keluarga yang berada pada kelompok kesejahteraan menengah hingga lebih tinggi.
Penetapan posisi desil dilakukan berdasarkan pengolahan berbagai indikator sosial ekonomi. Perubahan kondisi keluarga dapat memengaruhi posisi tersebut setelah data diperbarui dan menjalani proses verifikasi serta validasi.

