Informasi Cepat
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Informasi Cepat
No Result
View All Result

Peserta Konferensi Meja Bundar

Indra Prasteria by Indra Prasteria
25 Agustus 2023
in Politik
0

Peserta Konferensi Meja Bundar

Konferensi Meja Bundar adalah pertemuan internasional yang berlangsung antara 16 September dan 21 September 1955 di Bandung, Indonesia. Konferensi ini merupakan inisiatif dari beberapa negara yang ingin menjalin kerja sama dalam rangka menghadapi perubahan politik dan ekonomi pasca Perang Dunia II. Tujuan utamanya adalah mempromosikan kerja sama ekonomi dan politik antara negara-negara Asia dan Afrika yang baru merdeka atau masih dalam proses dekolonisasi.

Berikut Peserta Konferensi Meja Bundar

Ada sejumlah pemimpin dan perwakilan negara yang hadir dalam Konferensi Meja Bundar. Beberapa anggota delegasi yang cukup terkenal termasuk:

  1. Muhammad Daoud Khan (Afghanistan)

    Khan adalah Perdana Menteri Afghanistan pada saat itu dan kemudian menjadi Presiden. Ia memimpin modernisasi di negaranya dan berusaha menjaga keseimbangan dalam hubungan internasional dengan Blok Barat dan Blok Timur.

  2. U Nu (Burma, sekarang Myanmar)

    U Nu adalah Perdana Menteri Burma yang pertama dan juga pemimpin dalam perjuangan kemerdekaan negaranya. Ia dikenal karena upaya-upayanya mempromosikan demokrasi dan persatuan etnis di Burma.

  3. Norodom Sihanouk (Kamboja)

    Sihanouk adalah Raja Kamboja yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan dari penjajahan Prancis. Ia kemudian menjadi pemimpin politik dan memainkan peran dalam diplomasi internasional.



  4. Zhou Enlai (Republik Rakyat Tiongkok)

    Seorang diplomat dan politikus Tiongkok yang menjadi Perdana Menteri Tiongkok. Zhou terkenal karena perannya dalam diplomasi dan pembentukan Republik Rakyat Tiongkok.

  5. Gamal Abdel Nasser (Mesir)

    Nasser adalah Presiden Mesir yang berperan dalam Revolusi Mesir 1952. Ia dikenal karena nasionalisme Arab dan kepemimpinannya dalam gerakan non-blok.

  6. Emperor Haile Selassie (Ethiopia)

    Haile Selassie adalah Kaisar Ethiopia yang memainkan peran penting dalam menentang penjajahan Italia selama Perang Italia-Ethiopia. Ia juga menjadi pemimpin dalam Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

  7. Kwame Nkrumah (Ghana)

    Nkrumah adalah pemimpin kemerdekaan Ghana dan Presiden pertama setelah merdeka. Ia aktif dalam gerakan non-blok dan memainkan peran penting dalam persatuan Afrika.

  8. Jawaharlal Nehru (India)

    Nehru adalah Perdana Menteri India pertama yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan India. Ia dikenal sebagai tokoh demokrasi, sekulerisme, dan diplomat.

  9. Sukarno (Indonesia)

    Sukarno adalah Presiden pertama Indonesia dan pemimpin pergerakan kemerdekaan dari penjajahan Belanda. Ia adalah pendukung kuat pergerakan non-blok.

  10. Mohammad Reza Shah Pahlavi (Iran)

    Shah Pahlavi adalah Shah Iran yang mendukung modernisasi negaranya, namun juga dihadapkan pada kritik dan protes terhadap pemerintahannya.

  11. Faisal II (Iraq)

    Raja Faisal II adalah kepala monarki di Irak. Ia masih muda pada saat itu dan masih dalam masa belajar kepemimpinan.

  12. Tanzan Ishibashi (Jepang)

    Ishibashi adalah Perdana Menteri Jepang yang mendukung hubungan internasional yang lebih baik dan perdamaian dunia.

  13. Hussein bin Talal (Yordania)

    Raja Hussein adalah kepala monarki Yordania yang dikenal karena upayanya mempertahankan stabilitas di negaranya dalam situasi politik yang kompleks.



  14. Prince Souvanna Phouma (Laos)

    Souvanna Phouma adalah Perdana Menteri Laos yang berupaya menjaga keseimbangan dalam politik domestik dan internasional dalam situasi Perang Dingin.

  15. Camille Chamoun (Lebanon)

    Chamoun adalah Presiden Lebanon yang berfokus pada mempertahankan stabilitas dan mengatasi konflik internal.

  16. William Tubman (Liberia)

    Tubman adalah Presiden Liberia yang mendorong modernisasi dan reformasi di negaranya.

  17. King Idris (Libya)

    Idris adalah Raja Libya yang juga menjadi tokoh penting dalam gerakan kemerdekaan Libya dari penjajahan Italia.

  18. King Mahendra (Nepal)

    Mahendra adalah Raja Nepal yang melakukan reformasi dalam pemerintahan kerajaan.

  19. Muhammad Ali Jinnah (Pakistan)

    Pendiri Pakistan dan Gubernur Jenderal pertama, Jinnah telah wafat sebelum konferensi, dan peran Pakistan diwakili oleh Mohammad Ali Bogra.

  20. Carlos P. Garcia (Filipina)

    Garcia adalah Presiden Filipina yang mendorong kebijakan nasionalis dan kemajuan ekonomi di negaranya.

  21. Saud bin Abdulaziz Al Saud (Arab Saudi)

    Raja Arab Saudi yang memainkan peran dalam hubungan internasional dan industri minyak.

  22. Ismail al-Azhari (Sudan)

    Al-Azhari adalah Presiden Sudan yang berjuang untuk kemerdekaan dan stabilitas di negaranya.

  23. Shukri al-Quwatli (Suriah)

    Al-Quwatli adalah Presiden Suriah yang terlibat dalam diplomasi regional dan internasional.

  24. Plaek Phibunsongkhram (Thailand)

    Phibunsongkhram, juga dikenal sebagai Phibun, adalah Perdana Menteri Thailand yang memimpin negaranya melalui era modernisasi.



  25. Adnan Menderes (Turki)

    Menderes adalah Perdana Menteri Turki yang mendorong modernisasi ekonomi dan politik di negaranya.

  26. Phạm Văn Đồng (Vietnam Utara)

    Đồng adalah Perdana Menteri Vietnam Utara yang berperan dalam perjuangan melawan penjajahan dan reunifikasi Vietnam.

  27. Ngo Dinh Diem (Vietnam Selatan)

    Ngo Dinh Diem adalah pemimpin Vietnam Selatan yang tidak hadir dalam konferensi, dan diwakili oleh Phan Huy Quát. Diem terlibat dalam upaya melawan komunisme dan mempertahankan pemerintahan di Vietnam Selatan.

  28. Imam Ahmad (Yaman)

    Imam Ahmad adalah pemimpin Yaman yang berjuang untuk kemerdekaan dan modernisasi di negaranya.

Previous Post

Perjanjian Renville

Next Post

ASEAN: Pengertian, Sejarah dan Tujuannya

Next Post

ASEAN: Pengertian, Sejarah dan Tujuannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Terbaru 2026, Berikut Cara Kerjanya
  • Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis 2026 dari DANA Kaget dan Promo Resmi
  • Cara Aktifkan TikTok PayLater Terbaru, Ini Syarat Untuk Mengajukannya
  • Cara Klaim DANA Kaget Rp282.000, Cek Apakah Masih Bisa Didapat
  • Link Resmi Cek Desil DTSEN 2026 Untuk Cek Status Kesejahteraan Keluarga Secara Online

Komentar Terbaru

  1. MAHADIR mengenai Cara Memunculkan Fitur DANA Cicil 2026 dengan Mudah di Aplikasi DANA
  2. MAHADIR mengenai Cara Aktifkan Fitur DANA Cicil Terbaru Di Aplikasi DANA, Ikuti Panduannya
  3. Marsadinata mengenai Masukkan NIK dan Cek Semua Bansos di cekbansos.kemensos.go.id

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Desember 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Informasi
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.