Masyarakat dapat memeriksa posisi desil kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui HP.
Pengecekan desil dapat dilakukan secara daring dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
Posisi desil juga dapat mengalami perubahan. Kondisi sosial maupun ekonomi sebuah keluarga yang berubah dapat memengaruhi posisi dalam DTSEN setelah data diperbarui.
Apa Itu Desil Dalam DTSEN?
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi kesejahteraan sosial dan ekonomi secara relatif. Dalam DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok, mulai dari tingkat kesejahteraan paling rendah hingga paling tinggi.
Penentuan kelompok tersebut menggunakan sejumlah indikator yang menggambarkan kondisi rumah tangga. Berdasarkan Siaran Pers BPS Nomor 32/02500/HM.240/2026, aspek yang diperhitungkan antara lain:
- Pendapatan dan pengeluaran keluarga.
- Kondisi bangunan tempat tinggal.
- Daya listrik.
- Kepemilikan aset.
- Tingkat pendidikan anggota keluarga.
- Pekerjaan.
- Ketersediaan sanitasi dan akses air bersih.
- Akses terhadap fasilitas kesehatan.
- Jumlah anggota keluarga.
- Keberadaan anggota keluarga yang termasuk kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, atau penyandang disabilitas.
Dengan berbagai indikator tersebut, angka desil bukan merupakan gambaran langsung mengenai jumlah penghasilan keluarga setiap bulan.
Desil lebih menunjukkan posisi kesejahteraan suatu keluarga dibandingkan kelompok rumah tangga lainnya dalam DTSEN.
Cara Cek Desil DTSEN September 2026 Di HP
Pengecekan desil dapat dilakukan melalui HP selama perangkat terhubung dengan internet. Sebelum memulai, siapkan NIK 16 digit sesuai KTP dan kode verifikasi yang akan ditampilkan pada halaman layanan.
Cek Desil melalui Website Cek Bansos Kemensos
Situs Cek Bansos Kemensos menjadi salah satu kanal yang dapat digunakan untuk melihat informasi terkait data sosial ekonomi.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka browser melalui HP.
- Masuk ke situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
- Ketik kode huruf atau captcha yang ditampilkan.
- Jika kode sulit dibaca, muat ulang halaman hingga captcha terlihat dengan jelas.
- Pastikan NIK dan kode verifikasi sudah dimasukkan dengan benar.
- Pilih tombol CARI DATA.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
- Periksa nama, informasi desil, serta status bantuan yang tersedia.
Hasil pencarian dapat memberikan gambaran mengenai posisi keluarga dalam desil DTSEN. Namun, desil tidak dapat disamakan dengan status penerima bantuan sosial. Desil menunjukkan posisi relatif kesejahteraan keluarga, sedangkan penetapan penerima bantuan mengikuti persyaratan dan sasaran masing-masing program.
Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial untuk melakukan pengecekan melalui HP. Aplikasi perlu dipasang terlebih dahulu sebelum digunakan.
Tahapannya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos.
- Buka aplikasi setelah pemasangan selesai.
- Masuk ke menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK sebanyak 16 digit.
- Cocokkan kembali NIK dengan data pada KTP.
- Tekan pilihan Cari Data.
- Tunggu proses pencarian selesai.
- Lihat informasi desil dan status bantuan yang ditampilkan.
Jika data yang ditampilkan tidak sesuai dengan keadaan keluarga, masyarakat dapat memanfaatkan saluran resmi yang tersedia untuk mengusulkan pembaruan data.
Cara Cek Desil NIK di DTSEN BPS
Pengecekan data DTSEN juga disebut dapat dilakukan melalui laman DTSEN BPS di dtsen-form.bps.go.id.
Prosesnya dapat dilakukan dengan tahapan berikut:
- Buka laman DTSEN BPS melalui browser.
- Pilih menu Lainnya.
- Masukkan NIK.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Tekan Cek Data.
- Apabila NIK tercatat dalam basis data DTSEN, sistem akan menampilkan pemberitahuan.
- Tutup pop-up yang muncul.
- Pilih menu Cek Desil.
- Masukkan tanggal lahir dan captcha.
- Tekan Cari Data untuk melihat informasi desil.
Masyarakat perlu memastikan alamat situs yang digunakan sudah benar sebelum memasukkan NIK maupun data pribadi. Untuk pengecekan melalui Kemensos, kanal resminya adalah cekbansos.kemensos.go.id.
Arti Desil 1 sampai 5
Angka desil yang semakin kecil menunjukkan posisi kesejahteraan relatif yang semakin rendah dalam pemeringkatan DTSEN.
- Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dan mencakup 10 persen terbawah. Kelompok ini masuk kategori sangat miskin.
- Desil 2 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah yang termasuk kategori miskin.
- Desil 3 mencakup keluarga yang berada pada kondisi rentan miskin atau hampir miskin. Rumah tangga dalam kelompok ini masih dapat menghadapi tekanan ekonomi ketika terjadi perubahan besar pada kondisi keluarga.
- Desil 4 berada di atas tiga kelompok sebelumnya dan tetap menjadi perhatian dalam penentuan sasaran sejumlah program bantuan sosial. Kelompok ini masih memiliki tingkat kerentanan tertentu dalam kondisi ekonominya.
- Desil 5 termasuk kelompok menengah bawah. Kondisi ekonominya relatif lebih baik dibandingkan desil 1 sampai 4, tetapi masih belum sepenuhnya terbebas dari tekanan ekonomi.
Desil 5 juga dapat menjadi kelompok yang diusulkan untuk program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa kelompok desil 1 sampai 5 termasuk bagian dari sasaran bantuan berbasis digital.
“Saya kira desil 1 sampai 5, desil 1 sampai 5,” ujar Luhut saat konferensi pers di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Arti Desil 6 sampai 10
Desil 6 hingga 10 menunjukkan kelompok masyarakat dengan posisi kesejahteraan relatif lebih tinggi. Kelompok ini mencakup masyarakat dari kategori menengah hingga kelompok yang berada pada tingkat kesejahteraan tertinggi.
Sementara itu, desil 10 menempati posisi kesejahteraan relatif paling tinggi dalam pemeringkatan DTSEN.
Meski angka desil dapat menjadi gambaran kondisi kesejahteraan keluarga, posisi tersebut bukan satu-satunya penentu seseorang mendapatkan atau tidak mendapatkan bantuan sosial. Setiap program memiliki sasaran, persyaratan, dan mekanisme penetapan penerima masing-masing.
Desil 1-4 Menjadi Sasaran Sejumlah Bansos
Kelompok desil 1 sampai 4 termasuk salah satu sasaran utama dalam penentuan penerima berbagai program perlindungan sosial.
Program yang dapat menyasar kelompok tersebut antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH).
- Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
- Bantuan beras.
- Program Indonesia Pintar (PIP).
Meski demikian, berada pada desil 1 sampai 4 tidak berarti seseorang secara otomatis memperoleh seluruh bantuan tersebut. Penetapan penerima tetap mengikuti kriteria serta mekanisme yang ditetapkan untuk masing-masing program.

