Informasi Cepat
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Informasi Cepat
No Result
View All Result

Kerajaan Pajang: Sejarah, Raja dan Peninggalannya

Indra Prasteria by Indra Prasteria
11 Juli 2024
in Tak Berkategori
0

Kerajaan Pajang: Sejarah, Raja dan Peninggalannya

Kerajaan Pajang adalah sebuah kerajaan Islam yang berdiri pada tahun 1568 di daerah Kartasura, Surakarta, Jawa Tengah. Kerajaan ini merupakan kelanjutan dari Kerajaan Demak, yang didirikan oleh Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya. Jaka Tingkir, yang merupakan menantu Sultan Trenggono, mendirikan Kerajaan Pajang setelah menyingkirkan Arya Penangsang dan memindahkan pusat pemerintahan dari Demak ke Pajang.

Pajang awalnya merupakan daerah bawahan Kerajaan Demak, tetapi setelah runtuhnya Demak, Pajang menjadi kerajaan yang mandiri.Kerajaan Pajang mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Hadiwijaya, yang menjabat selama 15 tahun.

Pada masa ini, Pajang mengalami perkembangan yang pesat dalam bidang pertanian, dan menjadi lumbung beras utama di Jawa. Wilayah kekuasaan Pajang mencakup Madiun, Blora, dan Kediri.Namun, setelah 21 tahun berdiri, Pajang mengalami kemunduran dan runtuh pada tahun 1587.

Beberapa peninggalan yang masih tersisa dari Kerajaan Pajang antara lain Masjid Laweyan, Pasar Laweyan, dan Bandar Kabanaran. Peninggalan lainnya adalah reruntuhan yang dipercaya sebagai petilasan Kerajaan Pajang di daerah Pajang sendiri

Raja Kerajaan Pajang

  1. Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir) (1568-1583 M)

    Nama aslinya Mas Karebet, putra Ki Ageng Pengging.
    Menggantikan Kesultanan Demak setelah pemberontakan Arya Penangsang.
    Membunuh Arya Penangsang dan menjadi pewaris tahta Kesultanan Demak.

  2. Arya Pangiri (Ngawantipura) (1583-1586 M)

    Berasal dari Demak.
    Menjabat setelah kematian Sultan Hadiwijaya.

  3. Pangeran Benawa (Sultan Prabuwijaya) (1586-1587 M)

    Anak dari Sultan Hadiwijaya.
    Meninggal pada tahun 1587, yang menjadi akhir dari Kerajaan Pajang

Runtuhnya Kerajaan Pajang

Sultan Hadiwijaya, yang juga dikenal sebagai Jaka Tingkir, meninggal setelah sakit yang diakibatkan oleh perang dengan Kerajaan Mataram. Kematian ini menyebabkan kerajaan menjadi rentan terhadap perebutan kekuasaan. Setelah kematian Sultan Hadiwijaya, tahta kerajaan diambil alih oleh Arya Pangiri, anak dari Sultan Prawoto, raja keempat Kerajaan Demak. Arya Pangiri lebih banyak mengutamakan keinginannya untuk menaklukan Mataram daripada memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.

Pangeran Benawa, putra Sultan Hadiwijaya, kemudian mengambil alih kepemimpinan. Namun, masa kepemimpinannya tidak berlangsung lama dan tidak ada putera mahkota yang meneruskan tahtanya. Akibatnya, Kerajaan Pajang diwariskan menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram.

Kepemimpinan Arya Pangiri yang tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat menyebabkan kondisi rakyat Pajang semakin buruk, memperburuk situasi dan mempercepat keruntuhan kerajaan. Pada akhirnya, Kerajaan Pajang runtuh dan wilayahnya diambil alih oleh Kerajaan Mataram, membentuk dasar bagi pembentukan Kerajaan Mataram Islam yang lebih besar dan lebih kuat.

Peninggalan Kerajaan Pajang

  1. Masjid yang didirikan oleh Sultan Hadiwijaya, masih ada hingga sekarang.

  2. Pasar yang masih ada di daerah Laweyan, Surakarta.

  3. Tempat perdagangan yang masih ada di daerah Kabanaran, Surakarta.

  4. Beberapa reruntuhan yang ditemukan di daerah Pajang, yang dipercaya sebagai petilasan Kerajaan Pajang

 

Previous Post

Pengertian Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Next Post

Diplomatik: Pengertian ,Fungsi dan Contohnya

Next Post

Diplomatik: Pengertian ,Fungsi dan Contohnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • IHSG Anjlok 1,70% ke Level 6.429 pada Sesi I Senin (14/9), MDKA, DEWA, BUMI Top Losers LQ45
  • Cara dan Syarat Pindah Faskes BPJS Kesehatan 2026 lewat Mobile JKN
  • IHSG Sesi I Senin 14 September 2026 Anjlok 1,7%, Cek Saham Top Gainers dan Losers
  • Aplikasi Penghasil Saldo DANA 2026, Kumpulkan Reward Dari Berbagai Aktivitas
  • Cara Klaim Link DANA Kaget Terbaru Malam Ini, Cek Syaratnya

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Desember 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Informasi
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.