Informasi Cepat
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Informasi Cepat
No Result
View All Result

Lambang Pancasila Beserta Makna Sila 1,2,3,4, dan 5

Indra Prasteria by Indra Prasteria
27 Mei 2024
in Tak Berkategori
0

Lambang Pancasila Beserta Makna Sila 1,2,3,4, dan 5

Lambang Pancasila merupakan lambang negara Indonesia yang ditetapkan melalui Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 24 ayat (1). Lambang ini bukan sekadar gambar indah, melainkan perwujudan nilai-nilai luhur Pancasila, dasar negara Indonesia.

Lambang Pancasila

  1. Burung Garuda

    Burung Garuda, sebagai lambang kekuatan dan gerak yang dinamis, menampilkan sayap yang mengembang, siap terbang ke angkasa. Dengan sayap yang mengembang, melambangkan dinamika dan semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara Indonesia. Burung Garuda melambangkan kekuatan dan gerak yang dinamis yang terlihat dari sayapnya yang mengembang, siap terbang ke angkasa.

  2. Cengkraman Kaki Burung Garuda

    Kedua kaki Burung Garuda yang kokoh mencengkeram pita putih yang bertuliskan seloka yang berbunyi: Bhinneka Tunggal Ika. Seloka ini diambil dari buku-buku Sutasoma, karangan Empu Tantular. Bhinneka Tunggal Ika berarti “berbeda-beda tetapi satu jua”. Slogan ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang memiliki perbedaan suku, agama, budaya, dan sebagainya.

  3. Warna Emas

    Warna pokok dari Burung Garuda, adalah kuning emas. Warna kuning emas melambangkan keagungan. Bangsa Indonesia senantiasa menjunjung tinggi martabat bangsa yang bersifat agung dan luhur.

  4. Jumlah Bulu

    Jumlah bulu pada Burung Garuda juga memiliki makna yang mendalam:

    -17 helai bulu sayap kanan dan kiri melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus.
    -45 helai bulu leher melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945.
    -19 helai bulu pangkal ekor dan 8 helai bulu ekor melambangkan bulan kemerdekaan Indonesia, yaitu Agustus.

  5. Perisai

    Perisai merupakan lambang perjuangan dan perlindungan, karena perisai sering dibawa ke medan perang oleh para prajurit untuk melindungi diri dari serangan musuh.

    Garis melintang yang membagi perisai menjadi ruang atas dan bawah melambangkan garis Khatulistiwa yang memang membelah Kepulauan Indonesia. Perisai yang merupakan lambang perjuangan dan perlindungan ini terbagi atas lima bagian, yang masing-masing melambangkan sila-sila dalam Pancasila.

Makna Lambang Pancasila

  1. Sila Ke-1

    Bunyi sila pertama adalah “Ketuhanan yang Maha Esa”. Simbol bintang pada sila ini menggambarkan sebuah cahaya, seperti cahaya kerohanian yang berasal dari Tuhan kepada setiap manusia.

    Cahaya ini menjadi petunjuk bagi bangsa Indonesia untuk selalu berpegang teguh pada kepercayaan dan menjalankan kehidupan yang berlandaskan pada ketuhanan.

  2. Sila Ke-2

    Bunyi sila kedua adalah “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Rantai pada simbol sila kedua terdiri atas mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkaitan membentuk lingkaran. Keterkaitan ini memiliki makna bahwa bangsa Indonesia saling terkait erat, saling bahu-membahu, dan saling membutuhkan satu sama lain dalam kehidupan yang adil dan beradab.

  3. Sila Ke-3

    Bunyi sila ketiga adalah “Persatuan Indonesia”. Pohon Beringin merupakan pohon besar yang bisa digunakan oleh banyak orang sebagai tempat berteduh di bawahnya. Ini mengkorelasikan Negara Indonesia sebagai tempat di mana semua rakyat Indonesia dapat ‘berteduh’ di bawah naungan negara. Pohon beringin juga memiliki sulur dan akar yang menjalar ke segala arah, melambangkan keragaman suku bangsa yang menyatu di bawah nama Indonesia.

  4. Sila Ke-4

    Bunyi sila keempat adalah “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan”. Kepala Banteng memiliki filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul, mirip dengan musyawarah, di mana orang-orang berdiskusi untuk melahirkan suatu keputusan bersama. Ini menggambarkan pentingnya musyawarah dalam mencapai keputusan yang bijaksana dan mewakili kepentingan rakyat.

  5. Sila Ke-5

    Bunyi sila kelima adalah “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Lambang padi dan kapas merupakan simbol pangan dan sandang, menyiratkan bahwa syarat utama negara yang adil adalah yang mampu mencapai kemakmuran untuk rakyatnya secara merata. Padi dan kapas menggambarkan kesejahteraan yang harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Previous Post

Undang- undang Kebebasan Berpendapat & isinya

Next Post

Pengertian Penyitaan, Dasar Hukum dan Prosesnya

Next Post

Pengertian Penyitaan, Dasar Hukum dan Prosesnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Dengan Mudah
  • Cara Klaim DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Cek Syaratnya
  • Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis Tanpa Modal, Cek Cara Kerjanya
  • Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Dengan Aman
  • Cara Membagikan Saldo DANA Kaget 2026, Berikut Syaratnya!

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Desember 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Informasi
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.