Informasi Cepat
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Informasi Cepat
No Result
View All Result

Partai Buruh: Sejarah, Visi Misi, dan Makna Logo

Indra Prasteria by Indra Prasteria
22 Juli 2023
in Politik
0

Sejarah Partai Buruh

Partai Buruh merupakan salah satu partai politik yang berperan penting dalam kancah politik Indonesia. Partai ini didirikan pada tanggal 28 Agustus 1998, sekitar 3 bulan setelah lengsernya Presiden RI ke-2 Soeharto akibat peristiwa Reformasi 21 Mei 1998. Pada awalnya, partai ini menggunakan nama “Partai Buruh Nasional” yang dipimpin oleh Muchtar Pakpahan (alm) dan berpartisipasi dalam pemilu 1999 dengan nomor urut 37.

Kemudian, dalam pemilu 2004, partai ini berubah nama menjadi “Partai Buruh Sosial Demokrat” dengan nomor urut 2. Pada pemilu 2009, partai ini kembali bertransformasi menjadi  nomor urut 44.

Setelah absen dari pemilu pada 2014 dan 2019, Partai ini kembali berkiprah dalam politik nasional melalui deklarasi hasil kongres yang digelar pada tanggal 4-5 Oktober 2021 di Jakarta. Kongres tersebut dihadiri oleh 4 konfederasi serikat pekerja terbesar dan sekitar 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, forum guru dan tenaga kerja honorer, serta serikat petani dan nelayan.




Saat itu, Said Iqbal ditetapkan sebagai Presiden Partai Buruh, yang merupakan tokoh dari berbagai unsur organisasi serikat pekerja, seperti FSPMI, ORI-KSPSI, SPI, KPBI, RRI Unsur FSP KEP, RRI Unsur FSP FARKES Reformasi, FPTKHSI, dan GPI.

Hingga saat ini, partai ini telah memiliki perwakilan daerah di 34 provinsi, 514 perwakilan tingkat kabupaten/kota, dan lebih dari 6.000 perwakilan di tingkat kecamatan. Partai ini juga mengutamakan keterwakilan perempuan dalam pengurusnya, dengan lebih dari 30% jumlah pengurusnya adalah perempuan.

Pada tanggal 14 Desember 2022, Partai Buruh secara resmi dinyatakan lolos ikut serta dalam pemilu 2024 dan mendapatkan nomor urut 6 saat hari pengundian nomor urut di kantor KPU pusat, Jakarta. Partai tersebut mengidentifikasi dirinya sebagai partai yang memperjuangkan hak-hak untuk kesejahteraan hidup yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Visi Partai Buruh

Visi dari Partai Buruh adalah mewujudkan Indonesia sebagai negara sejahtera atau “welfare state.” Di dalam visinya, terdapat tiga prinsip utama dalam negara sejahtera, yaitu kesetaraan kesempatan, distribusi kekayaan yang adil dan merata, serta tanggung jawab publik. Prinsip-prinsip tersebut kemudian diturunkan dalam 13 sasaran kerja partai:

  1. Kedaulatan rakyat
  2. Lapangan kerja
  3. Pemberantasan korupsi
  4. Jaminan sosial
  5. Kedaulatan pangan, ikan, dan ternak
  6. Upah yang layak
  7. Pajak yang berkeadilan



  8. Hubungan industrial
  9. Lingkungan hidup, HAM, dan masyarakat adat
  10. Perlindungan perempuan dan anak muda
  11. Pemberdayaan kelompok difabilitas
  12. Perlindungan dan advokasi tenaga honorer
  13.  Penguatan koperasi dan BUMN

Makna Logo Partai Buruh

logo partai buruh
logo partai buruh

Lambang Partai Buruh menggambarkan padi dengan 33 bulir dan 3 rumpun padi. Di bawah gambar padi, terdapat tulisan “Negara Sejahtera” sebagai tujuan pendirian Partai Buruh. Warna dasar lambang  adalah oranye, yang turut tercermin dalam atribut partai, seperti jaket, spanduk, dan aksesoris lainnya.

Perbedaan Partai Buruh Lama Dengan yang Baru

Perbedaan mencolok antara Partai Buruh versi lama dan baru terletak pada dukungan dari organisasi serikat buruh. Dahulu pada periode partai lama hanya didukung oleh satu organisasi serikat buruh, yaitu SBSI, sedangkan versi baru mendapatkan dukungan dari 11 organisasi buruh. Keterlibatan sejumlah organisasi buruh ini menandai era baru dalam perjuangan Partai tersebut.



Dengan sejarah panjang dan visi misi yang jelas, Partai Buruh berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja dan masyarakat Indonesia menuju kesejahteraan dan keadilan sosial. Sebagai partai kelas pekerja, peran serta Partai Buruh di kancah politik tetap menjadi faktor penting dalam memperkuat demokrasi dan perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.

Previous Post

Restorative Justice Pengertian, Dasar Hukum, Syarat, dan Penerapan

Next Post

Apa Itu BBPT? Sejarah, Fungsi, Tugas, dan Wewenangnya

Next Post

Apa Itu BBPT? Sejarah, Fungsi, Tugas, dan Wewenangnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Cara Cek Desil Bansos 2026 Menggunakan NIK KTP Dari HP
  • Bansos Tahap 3 September 2026 Cair, Begini Cara Cek PKH Dan BPNT Pakai NIK
  • IHSG Menguat Ikuti Bursa Global, Tensi Geopolitik Timur Tengah Mulai Mereda
  • Cara Mendapatkan Uang dari YouTube, Ini Syarat dan Sumber Penghasilannya
  • Cara Klaim Link DANA Kaget Malam Ini, Ikuti Tips Agar Tidak Kehabisan

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Desember 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Informasi
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.