Masyarakat dapat mengecek kembali status penerima bantuan sosial (bansos) Kemensos pada September 2026, terutama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menantikan penyaluran bantuan. Pada bulan tersebut, beberapa program yang berada dalam tahap penyaluran ketiga mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan tahap 3 secara bertahap untuk periode Juli, Agustus, hingga September 2026. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi ketentuan dan tercatat dalam data pemerintah sebagai penerima.
Penetapan penerima juga menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru. Data tersebut diperbarui melalui proses pemutakhiran agar kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tercatat dapat lebih sesuai dan penyaluran bantuan semakin tepat sasaran.
Bansos Kemensos yang Disalurkan September 2026
Pemerintah menyalurkan bansos sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial, menjaga ketahanan pangan, dan membantu daya beli masyarakat.
Penggunaan DTSEN terbaru memungkinkan pemerintah mengetahui KPM yang masih tercatat sebagai penerima, masyarakat yang tidak lagi memenuhi daftar penerima, maupun warga yang baru masuk sebagai penerima bantuan. Proses pemutakhiran tersebut dilakukan melalui verifikasi secara bertahap.
Berikut tiga jenis bantuan yang termasuk dalam penyaluran September 2026.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH yang disalurkan pada September 2026 termasuk tahap 3, yaitu periode Juli sampai September. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan yang memenuhi kriteria sebagai penerima.
Dalam satu tahun, PKH diberikan sebanyak empat tahap. Nilai bantuan yang diterima tidak sama karena ditentukan berdasarkan kategori penerima.
Berdasarkan Keputusan Direktur Jaminan Sosial, Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Nomor 59/3/BS.01.00/1/2025, nominal PKH adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun.
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun.
- Anak SD/sederajat: Rp225.000 per tahap atau Rp900.000 per tahun.
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap atau Rp1.500.000 per tahun.
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap atau Rp2.000.000 per tahun.
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap atau Rp10.800.000 per tahun.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau Program Kartu Sembako merupakan bantuan yang ditujukan untuk membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan.
Nilai BPNT ditetapkan sebesar Rp200.000 setiap bulan. Dana tersebut diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok melalui e-warong atau mitra yang telah ditentukan.
Penyaluran BPNT dilakukan dalam empat tahap selama satu tahun. Masing-masing tahap mencakup tiga bulan. Artinya, September 2026 masih berada dalam tahap 3 yang mencakup Juli, Agustus, dan September.
3. Bantuan Beras 10 Kg
Program bantuan pangan juga mencakup pemberian beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan selama Juli hingga September 2026.
Bantuan tersebut ditujukan kepada sekitar 33,244 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Untuk menjalankan program ini, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17,54 triliun.
Kebutuhan beras yang diperkirakan untuk pelaksanaan program bantuan pangan tambahan tersebut mencapai sekitar 1 juta ton.
Cara Cek Penerima Bansos Kemensos September 2026
Masyarakat bisa memastikan status penerima bansos melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos. Pemeriksaan membutuhkan NIK 16 digit yang tercantum pada KTP.
Setelah NIK dimasukkan, sistem akan memberikan informasi mengenai status penerima beserta jenis bantuan yang tercatat. Hasilnya sebaiknya diperiksa dengan teliti, termasuk nama penerima, status bantuan, dan jenis bansos yang muncul.
Status penerima dapat berubah setelah pemutakhiran DTSEN. Karena itu, apabila nama belum ditemukan, pengecekan dapat dilakukan kembali pada waktu berikutnya. Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data juga dapat menyampaikan sanggahan melalui mekanisme yang tersedia secara mandiri atau melalui pemerintah desa maupun kelurahan.
Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP
Pengecekan melalui ponsel dapat dilakukan dengan langkah berikut:
- Buka browser pada smartphone.
- Masuk ke situs resmi Cek Bansos Kemensos.
- Ketik NIK 16 digit sesuai KTP.
- Masukkan kode keamanan yang ditampilkan.
- Periksa kembali NIK agar tidak terjadi kesalahan.
- Tekan tombol “Cari Data”.
- Tunggu sampai sistem menyelesaikan proses pencarian.
- Lihat hasil yang ditampilkan pada layar.
Cara Cek Bansos lewat Aplikasi Cek Bansos
Pilihan lain tersedia melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos. Pengguna dapat mengikuti tahapan berikut:
- Unduh dan pasang aplikasi Cek Bansos Kemensos di HP.
- Jalankan aplikasi setelah instalasi selesai.
- Buka menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data diri sesuai KTP.
- Selesaikan proses verifikasi yang diminta.
- Pilih “Cari Data”.
- Tunggu sampai hasil pencarian muncul.
- Periksa informasi bantuan yang tersedia.
Jika seseorang tercatat sebagai penerima, sistem akan menampilkan keterangan mengenai status bantuan yang diterima. Salah satu informasi yang dapat muncul adalah status penerima bansos bertanda “YA”.
Kesimpulan
Cek bansos Kemensos September 2026 dapat dilakukan untuk mengetahui status penerimaan PKH, BPNT, maupun bantuan beras 10 kg. Karena data penerima mengikuti pemutakhiran DTSEN, masyarakat sebaiknya melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal yang tersedia dan memastikan informasi yang ditampilkan sesuai dengan kondisi serta data pada KTP.

