Informasi Cepat
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Informasi Cepat
No Result
View All Result

Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Peninggalan Kerajaan

Indra Prasteria by Indra Prasteria
29 Februari 2024
in Tak Berkategori
0

Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan bahari historis yang berasal dari Pulau Sumatra dan berlangsung sekitar abad ke-7 hingga abad ke-11 Masehi. Kerajaan ini didirikan secara resmi pada tahun 682 Masehi, seperti yang tercatat dalam prasasti Kedukan Bukit.

Nama “Sriwijaya” diambil dari kata “Sri” yang berarti cahaya dan “Wijaya” yang berarti kemenangan gemilang, merujuk pada kejayaan dan kegemilangan kerajaan ini.

Kerajaan Sriwijaya memiliki pengaruh besar di kawasan Nusantara barat dan menjadi pusat agama, budaya, dan perdagangan di Asia Tenggara dan Asia Timur.

Pada abad ke-9 Masehi, Sriwijaya mencapai masa kejayaannya di bawah pemerintahan Raja Balaputradewa. Namun, pada abad ke-13 Masehi, kerajaan ini runtuh akibat serangan dari Kerajaan Singasari di Jawa

Di bawah kepemimpinan Raja Balaputradewa, Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan maritim yang membangun armada laut kuat. Selain itu, Sriwijaya berhasil mengendalikan jalur perdagangan utama di wilayahnya hingga Malaysia, Singapura, dan Thailand Selatan.

Namun, serangan dari Kerajaan Cola mengakibatkan keruntuhan Sriwijaya karena terganggunya jalur perdagangan utamanya. Akibatnya, ibu kota Sriwijaya dipindahkan ke Jambi dan lambat laun kekuasaan Sriwijaya meredup.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya mencakup periode awal berdiri, masa kejayaan, hingga keruntuhan. Pendiriannya dipimpin oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa pada tahun 682 Masehi dengan ekspedisi untuk menguasai wilayah-wilayah strategis perdagangan.

Masa kejayaannya terjadi sejak abad ke-7 hingga abad ke-11 Masehi sebelum mengalami penurunan akibat serangan musuh dan gangguan jalur perdagangan utamanya.

Daftar raja-raja Kerajaan Sriwijaya

  1. Dapunta Hyang Sri Jayanasa (abad ke-7 M)

  2. Samaragrawira (abad ke-8 M)

  3. Dharanindra (abad ke-8 M)

  4. Samaratungga (abad ke-9 M)

  5. Balaputradewa (abad ke-9 M)

  6. Sriwijaya Maharaja (abad ke-10 M)

  7. Sri Cudamani Warmadewa (abad ke-11 M)

  8. Kertanegara (abad ke-12 M)

Raja-raja ini memiliki peran penting dalam sejarah Kerajaan Sriwijaya, yang berdiri pada tahun 682 Masehi dan mencapai masa kejayaannya pada abad ke-9 Masehi

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang masih ada hingga saat ini antara lain:

  1. Prasasti Kedukan Bukit

    Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di sekitar tepian sungai Batang, Kedukan Bukit, Kota Palembang. Prasasti ini berisikan tentang pemberian izin kepada seorang pendeta Budha untuk mendirikan tempat ibadah.

    Prasasti ini merupakan bukti sejarah dan kemajuan Kerajaan Sriwijaya, yang berasal dari Pulau Sumatra dan berdiri pada tahun 682 Masehi.

  2. Prasasti Ligor

    Prasasti Ligor ditemukan di Thailand bagian selatan oleh Nakhon Si Thammarat. Prasasti ini menceritakan kisah raja Sriwijaya yang membangun Tisamaya Caitya untuk Kajara.

  3. Prasasti Kota Kapur

    Prasasti Kota Kapur ditemukan di Kota Kapur, Bangka Belitung. Prasasti ini diperkirakan ditulis pada 656 Masehi. Prasasti Kota Kapur berisikan permintaan kepada Dewa untuk menjaga persatuan dan kesatuan Kerajaan Sriwijaya.

  4. Prasasti Talang Tuo

    Prasasti Talang Tuo ditemukan di sekitar Palembang, Sumatera Selatan. Prasasti ini berisi tentang pembangunan taman oleh Sri Jayanasa, yang dibuat untuk rakyat pada abad ke-7.

  5. Prasasti Palas Pasemah

    Prasasti Palas Pasemah ditemukan di pinggir rawa Desa Palas Pasemah, Lampung Selatan. Peninggalan ini ditulis dalam 13 baris dan berhuruf Pallawa dengan Bahasa Melayu Kuno.

    Isi prasasti ini hampir sama dengan beberapa prasasti peninggalan Sriwijaya lainnya yang ditemukan di Lampung, yaitu tentang kutukan bagi mereka yang tidak patuh kepada penguasa Kerajaan Sriwijaya.

Previous Post

Lab Fakultas Hukum UMSU mengikuti rapat kerja Nasional Forlebhum 2024 di Lombok, NTB

Next Post

Sejarah Kerajaan Samudera Pasai dan Rajanya

Next Post

Sejarah Kerajaan Samudera Pasai dan Rajanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPJS PBI Nonaktif? Ini Cara Reaktivasi dan Syarat Mengaktifkannya Kembali
  • Cara Mencairkan JHT Tanpa Paklaring September 2026, Syarat dan Langkahnya
  • Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Dengan Mudah
  • Cara Klaim DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Cek Syaratnya
  • Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis Tanpa Modal, Cek Cara Kerjanya

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Desember 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Informasi
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.