Informasi Cepat
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Informasi Cepat
No Result
View All Result

Sejarah Kerajaan Tarumanegara: Raja dan Peninggalannya

Indra Prasteria by Indra Prasteria
22 Februari 2024
in Tak Berkategori
0

Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan kuno yang berkuasa di wilayah Pulau Jawa bagian barat dari abad ke-4 hingga ke-7 Masehi. Kerajaan ini didirikan oleh Jayasingawarman pada tahun 358 M dan mencapai masa kejayaan di bawah kepemimpinan Purnawarman, cucu dari pendiri kerajaan tersebut.

Peninggalan sejarah Kerajaan Tarumanegara termasuk prasasti-prasasti seperti Ciaruteun, Jambu, Pasir Awi, Kebun Kopi, Muara Cianten, Tugu, dan Lebak. Prasasti-prasasti ini memberikan gambaran mengenai kehidupan pada masa itu dan menunjukkan keberadaan serta kejayaan kerajaan tersebut.

Kerajaan Tarumanegara juga menjalin hubungan diplomatik dengan Cina pada abad ke-7 Masehi. Dalam aspek sosial-ekonomi, kerajaan ini memperhatikan kemakmuran rakyatnya dengan membangun infrastruktur seperti kanal untuk irigasi dan pelayaran.

Agama yang dianut oleh raja Purnawarman dan rakyatnya adalah agama Hindu Siwa.Kerajaan Tarumanegara mengalami keruntuhan menjelang akhir abad ke-7 M, dibuktikan dengan hilangnya hubungan diplomatik dengan Cina setelah tahun 669 M. S

erangan dari Sriwijaya, terindikasi dalam Prasasti Kota Kapur (686 M), dapat menjadi pemicu. Jawa Barat jatuh di bawah pengaruh Sriwijaya setelah runtuhnya Tarumanegara. Nama “Sunda” muncul pada prasasti 925 M, menandai usaha untuk mengembalikan kekuasaan raja Sunda.

Meskipun kemenangan awal, pengaruh asing, terutama dari Swarnabhumi, tetap kuat hingga abad ke-13. Periode gelap di akhir abad ke-7 M berakhir dengan munculnya prasasti Canggal pada tahun 732 M, menandai awal kembalinya sejarah Jawa Barat.

Raja-raja Kerajaan Tarumanegara

  1. Jayasingawarman (358-382 M): Pendiri dan raja pertama Tarumanegara. Ia berasal dari India.

  2. Dharmayawarman (382-395 M): Putra dan penerus Jayasingawarman.

  3. Purnawarman (395-434 M): Cucu Jayasingawarman. Masa kekuasaannya merupakan puncak kejayaan Tarumanegara. Ia membangun ibu kota baru bernama Sundapura.

  4. Wisnuwarman (434-455 M)

  5. Indrawarman (455-515 M)

  6. Candrawarman (515-535 M)

  7. Suryawarman (535-561 M)

  8. Kertawarman (561-628 M)

  9. Sudhawarman (628-639 M)

  10. Hariwangsawarman (639-640 M)

  11. Nagajayawarman (640-666 M)

  12. Linggawarman (666-669 M): Raja terakhir Tarumanegara.

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara mencakup berbagai artefak bersejarah yang memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan dan kebudayaan pada masa itu. Beberapa peninggalan yang signifikan termasuk:

  1. Prasasti Kebonkopi I (Prasasti Tapak Gajah)

    Prasasti ini menampilkan ukiran tapak kaki gajah, yang mungkin merupakan tunggangan raja Purnawarman. Prasasti ini ditemukan di daerah Leuwiliang, Bogor, dan memiliki penting nilai bagi kesejarahan Kerajaan Tarumanagara .

  2. Prasasti Tugu

    Prasasti ini menjadi satu-satunya prasasti peninggalan Purnawarman yang menyebut perkiraan penanggalan. Ditemukan di Pasir Awi, Bogor, prasasti ini memiliki aksara ikal, meskipun tulisan tersebut belum dapat dibaca dan diartikan .

  3. Prasasti Muara Cianteun

    Prasasti ini ditemukan di sekitar sungai Cisadane dan berlokasi di Kampung Muara atau Pasir Muara, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prasasti ini merupakan bekas peninggalan Kerajaan tersebut .

  4. Peninggalan Arkeologis

    Kerajaan ini meninggalkan banyak peninggalan arkeologis, seperti prasasti dan arca. Beberapa prasasti utama yang disebut sebagai peninggalan kerajaan Tarumanegara antara lain Prasasti Ciaruteun, Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi, dan Prasasti Muara Cianten .

  5. Candi Jiwa, Candi Blandongan, Candi Bojongmenje, dan Stupa Darmaraja

    Artefak-artefak ini merupakan peninggalan bersejarah yang terkait dengan Kerajaan ini.

Previous Post

Profil Cipto Mangunkusumo Salah Satu Tokoh Tiga Serangkai

Next Post

Pengertian Hak Interpelasi, Hak Menyatakan Pendapat, dan Hak Angket

Next Post

Pengertian Hak Interpelasi, Hak Menyatakan Pendapat, dan Hak Angket

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPJS PBI Nonaktif? Ini Cara Reaktivasi dan Syarat Mengaktifkannya Kembali
  • Cara Mencairkan JHT Tanpa Paklaring September 2026, Syarat dan Langkahnya
  • Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Dengan Mudah
  • Cara Klaim DANA Kaget Terbaru Hari Ini, Cek Syaratnya
  • Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis Tanpa Modal, Cek Cara Kerjanya

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Desember 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023

Kategori

  • Artikel
  • Bansos
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • Informasi
  • Istilah Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Politik
  • Tak Berkategori
  • Laman Contoh

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.